BACALAH bila anda membutuhkan bacaan sarat mana, bak buku sejarah nan
runtut Peter Carey, strategi militer modern Tom Clancy, dirangkai bacaan kaya syariat Kang Abik (Habiburahman el Shirazi) dipadu
dengan mengalirnya tautan kata-kata khas Ustadz Salim A. Fillah yang tidak ada
duanya. Dibuka dengan kisah kesederhanaan, kebersahajaan, namun tingginya budi
pekerti kaum Jawa di abad 19an.
BACALAH kisah perjuangan Pangeran Diponegoro dalam menggalang dukungan pada
ulama, bangsawan sampai rakyat kebanyakan. Serasa Sang Pangeran ada di hadapan
kita, berwirid, kemudian dengan gagahnya menunggang Kyai Gentayu untuk menghadang
tentara kolonial. Penggambaran sosok dan kepribadian Sang Pangeran yang begitu
dicintai rakyatnya, sehingga sayembara senilai 20.000 Gulden, gelar kehormatan
dan tanah untuk hadiah penangkapannya pun tidak ada yang sudi menyambut.
BACALAH latar belakang dari Patih Danurejo IV, yang berlatar belakang
santri, sahabat Sang Pangeran dan seorang administrator ulung yang berubah
menjadi pejabat yang tamak dan rakus, yang menjadi salah satu ihwal perang
paling akbar yang terjadi di Nusantara. Menjadikannya bola salju hingga
menggelindingnya kemerdekaan Indonesia. Menjelaskan bagaimana efek perang
Diponegoro ini menautkan berbagai peristiwa, yang berujung kemerdekaan
Nusantara 12 dasawarsa kemudian.
CERMATI pula hipotesis tentang kehadiran nyata para ksatria terakhir
Jannisary ke nusantara pada masa restrukturisasi kemiliteran di Turki Ustmani
pada masa pemerintahan Sultan Mahmud II, melalui Kisah Basah Katib, Basah
Nurkandam, Nuryasmin, Murad dan Orhan yang bukan hanya bumbu cerita. Penerapan
gelar kepangkatan dari Ali Pasha sampai dullah, tata aturan kepangkatan militer
Jannisary yang tidak bisa dipungkiri.
PELAJARI detail, latar belakang dan tindak tanduk para tentara Belanda, bangsawan,
sampai para tokoh pendukung dituliskan sampai tandas. Kisah di balik motif
politis dan taktik Jendral Henrick Merkus de Kock dan kompatriotnya dalam
menghadang laju gerak dan menjebak Sang Pangeran dalam perundingan palsu.
Nyaris tanpa cela dalam memaparkan aneka dialog, Bahasa Belanda, Inggris, Turki,
maupun bermacam dialek Jawa. Indah membaca tautan katanya, satu-satunya yang
berhasil ditemukan salah ketik cuma di hal 400, dimana nama Basah Katib tertukar
dengan Basah Nurkandam. Alangkah indahnya bila penggambaran batik, keris ataupun
struktur bangunan, kiranya dilengkapi sketsa akan lebih memaripurnakan tulisan
yang ada.
Dan sesuai janji Basah Katib alias Ustadz Salim sendiri yang menembus
dimensi ruang dan waktu saat menjenguk Sang Pangeran di Fort Rotterdam di
pengasingannya, janji menulis tentang Kisah Sunan Kalijogo, Sultan Agung dan
Sultan Hamengkubuowo I sudah menunggu untuk segera di tuntaskan. Maktub.
Bacaan novel berbalut sejarah dan perjuangan Nusantara yang SANGAT
DIREKOMENDASIKAN untuk setiap generasi, utamanya generasi perindu persatuan
Nusantara yang makmur, berkeadilan dan sejahtera. Akhirnya, ijin kan kami
menceritakan kembali kisah perjuangan Sang Pangeran beserta para ksatria nya
pada ananda-ananda kami. Sesuai bisyarah, kalaupun bukan pada sisa masa hidup
kami, semoga Allah karuniakan di tangan
anak cucu kami, bangsa yang berkulit
kecoklatan, bertinggi sedang, dan tidak
mancung ini (tambahan redaksi : gampang masuk angin, berani mati, namun takut
lapar) dapat andil untuk memimpin tonggak peradaban ini. Semoga kami dapat segera
memantaskan diri untuk menggapainya. Aaamiin ya Rabb.
Hayuuuk semua baca Sang Pangeran @proumedia 🙏😊 #semuabacasangpangeran #sangpangeran #diponegoro
#sangpangerandanjanissaryterakhir